Langsung ke konten utama

Kemuliaan bagi Penghafal Al Qur'an

Menghafal AlQur'an memang bukan suatu hal yang mudah.  Pernah kita berniat untuk menghafalkannya, namun tak jarang juga niat itu hanya berhenti di hati tanpa ada tindakan nyata kita. Padahal kita juga mengetahui kemuliaan yang akan kita dapat jika kita dapat menghafal ayat-ayat Allah SWT ini. 
Sungguh mulia para penghafal Al qur'an, Allah SWT telah menyediakan tempat tertinggi di Syurga NYA kelak. seorang hafizh/zhah juga akan dikenakan mahkota kehormatan oleh Allah SWT. Tidak hanya itu para penghafal Alqur'an akan menghadiahkan pahala yang begitu besar kepada kedua orang tuanya dan dapat memberi syafaat kepada keluarganya. Subhanallah... 
Tapi akankah kita dapat menjadi penghafal AlQur'an yang akan mendapat kemuliaan dari Allah SWT?? Tanyakan pada hati kita masing-masing. 
Semoga kelak di suatu hari kita akan menjadi Hafizh/Hafizhah yang akan diberi kemuliaan yang berlimpah oleh Allah SWT. aminnn....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Archetypes Carl Jung

Archetypes adalah suatu bentuk pikiran (ide) universal yang mengandung unsur emosi yang besar. Bagian dari collective unconscious. Macam Archetypes : 1.        The Shadow, merupakan archetype yang berasal / mirip dengan konsep id dari Freud. Shadow adalah sisi rendah dari personality, sisi rendah dari manusia yaitu emosi alami dan terlalu tidak menyenangkan untuk diungkap. Seperti halnya id, shadow adalah bagian primitif dan hitam dari manusia. Jung percaya bahwa shadow adalah masalah moral untuk ego karena hal tersebut mungkin menolak kontrol moral. 2.       Anima and Animus -           Anima: woman in man. ð   Faithlessness ketidaksetiaan, sentimentality, dan resentment. -           Animus: man in woman. ð   Argumentativeness, opinionation, dan insinuation (sindiran). Sisi positif dari Anima dan Animus yaitu pad...

PERSPEKTIF BEHAVIORAL

Psikologi merupakan ilmu tentang perilaku atau aktivitas-aktivitas individu (Branca, 1964; Morgan, dkk., 1984; Sartain, dkk., 1967; Woodworth dan Marquis, 1957). Perilaku menurut B. F. Skinner (1904) adalah hasil dari rangsangan antara stimulus dan respon pada diri seseorang. Dalam psikologi terdapat lima perspektif utama tentang perilaku manusia, salah satunya adalah perspektif behavioral, kekuatan lingkungan ( the power of the environmental ). Sebagaimana diketahui perilaku atau aktivitas yang ada pada individu atau organisme itu tidak timbul dengan sendirinya, tetapi sebagai akibat dari stimulus yang diterima oleh organisme yang bersangkutan baik stimulus eksternal maupun stimulus internal. Namun demikian sebagian terbesar dari perilaku organisme itu sebagai respon terhadap stimulus eksternal (Prof. Dr. Bimo Walgito, 1978:13). Dua perspektif dalam memaknai perilaku (behavior) yaitu 1) Perspektif yang pertama, keseluruhan bentuk respon individu terhadap stimulus (lingkungan),...